Sabtu, 06 Juli 2013

Belajar Bahasa Pemograman ( C++ )

Menampilkan Bilangan Ganjil & Genap – Belajar Bahasa C++

Untuk menampilkan bilangan genap dan bilangan ganjil dalam sebuah jarak nilai tertentu, sebagai contohnya dari 1 – 30, kita harus tahu dulu mengenai hal yang membedakan antara kedua jenis bilangan tersebut. Perbedaan yang dapat kita ambil yaitu, bilangan genap akan selalu memiliki hasil sisa bagi 2 (%2) sama dengan nol (0). Sedangkan bilangan ganjil akan selalu memiliki hasil sisa bagi 2 (%2) sama dengan satu (1).
Dengan begitu kita bisa memanfaatkan operator modulus (%) untuk menampilkan bilangan ganjil dan genap yang ada pada deret angka dari 1 – 30.
Berikut ini merupakan penjelasan singkat mengenai program menampilkan bilangan genap dan ganjil dari 1-30.
1
2
#include
using namespace std;
bagian program diatas merupakan proses include library, yang mana dengan adanya kedua library tersebut kita bisa mengakses dan menggunakan fungsi yang ada pada standar input output (iostream) dan std.
1
2
3
4
cout << "Bilangan ganjil : " << endl;
for(i=1;i<=30;i++){
if(i%2!=0)cout << i << ", ";
}
Perulangan diatas digunakan untuk menampilkan deret bilangan ganjil yang ada pada angka 1-30. Didalam perulangan tersebut terdapat statement “if” yang digunakan untuk memilah data dengan sebuah kondisi yaitu “if(i%2!=0)” yang memiliki arti jika nilai i%2 tidak sama dengan nol (0) maka tampilkan nilai i, jika tidak, maka nilai i tidak akan ditampilkan.
1
2
3
4
5
cout << endl << endl << "Bilangan genap : " << endl;
for(i=1;i<=30;i++){
     if(i%2==0)cout << i << ", ";
}
Perulangan diatas digunakan untuk menampilkan deret bilangan genap yang ada pada angka 1-30. Didalam perulangan tersebut terdapat statement “if” yang digunakan untuk memilah data dengan sebuah kondisi yaitu “if(i%2==0)” yang memiliki arti jika nilai i%2 sama dengan nol (0) maka tampilkan nilai i, jika tidak, maka nilai i tidak akan ditampilkan.
Berikut ini merupakan listing program lengkapnya.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
#include
using namespace std;
void main(){
cout << "===============================================================" << endl;
cout << "== Program menampilkan Bilangan Ganjil dan Genap dari 1 - 30 ==" << endl;
cout << "===============================================================" << endl << endl;
int i;
cout << "Bilangan ganjil : " << endl;
for(i=1;i<=30;i++){
if(i%2!=0)cout << i << ", ";
}
cout << endl << endl << "Bilangan genap : " << endl;
for(i=1;i<=30;i++){
if(i%2==0)cout << i << ", ";
}
cout << endl << endl<<endl;
system("pause");
}
Berikut ini adalah hasil tampilan outputnya.
Semoga bermanfaat…..

Belajar Bahasa Pemograman

Belajar Bahasa Pemrograman ( C )

Struktur control merupakan beberapa fitur yang tersedia di bahasa C maupun di beberapa bahasa pemrograman lainnya. struktur control ini digunakan untuk menangani beberapa program yang memiliki kondisi atau syarat. Dikatakan begitu karena, pada suatu saat akan terjadi sebuah kondisi yang mana kondisi tersebut akan berpengaruh terhadap program kita selanjutnya. Untuk lebih jelasnya, dibawah ini terdapat beberapa struktur control yang ada pada bahasa C dan beberapa bahasa pemrograman lainnya.
1. Percabangan
Struktur control percabangan merupakan sebuah struktur control yang memerlukan sebuah atau beberapa kondisi sebelum menjalankan program lainnya. pada percabangan ini terdapat beberapa sintak yaitu sebagai berikut :
-          Percabangan IF
Percabangan IF ini biasanya digunakan jika kondisi atau syarat yang diperlukan hanya ada 1.
 
-          Percabangan IF – Else
Percabangan if-else ini hamper sama dengan percabangan if, yang membedakan adalah jumlah kondisi/syarat atau sintak yang akan dilakukan jika kondisi tidak terpenuhi. Pada percabangan ini, terkadang terdapat beberapa kondisi/syarat sehingga akan menyebabkan banyak kemungkinan kondisi yang akan dilakukan.
 
-          Percabangan Switch-Case
Percabangan ini biasanya digunakan untuk membandingkan 1 kondisi dengan beberapa nilai yang telah ditentukan.
 
2. Perulangan
Perulangan merupakan sebuah struktur control yang menangani sebuah kegiatan yang dilakukan berulang-ulang. Ada beberapa sintak yang biasa digunakan, yaitu sebagai berikut :
-          Perulangan While
Perulangan ini biasa disebut dengan while loop. Perulangan akan terus dilakukan selama syarat yang telah ditentukan masih terpenuhi atau bernilai true.
 
Contoh program pada tabel tersebut merupakan contoh penggunaan while loop. Selama nilai a besar dari 5, maka nilai k akan terus ditampilkan. Jadi contoh program tersebut akan menampilkan nilai k sebanyak 5 kali.
-          Perulangan Do – While
Perulangan ini hamper sama dengan perulangan do-while, yang membedakan hanya peletakan kondisinya saja. Selain itu, perulangan do-while minimal akan dijalankan 1 kali walaupun syarat/kondisinya tidak terpenuhi.
 
-          Perulangan For.
Perulangan ini memiliki 3 ekspresi yang saling berkaitan, yang mana ekspresi tersebut merupakan syarat/kondisi yang menentukan banyaknya perulangan yang akan dilakukan.
 
Ekspresi 1 merupakan nilai awal dari sebuah variabel yang menjadi patokan dari syarat/kondisi dari perulangan.
Ekspresi 2 merupakan kondisi/syarat yang jika masih terpenuhi/nilainya true maka perulangan akan terus dilakukan.
Ekspresi 3 merupakan statement dari kondisi, bisa berupa increment atau decrement.
 
Semoga bermanfaat